IHSG Anjlok 2,59% ke 5.936, Terendah dalam Tiga Bulan
IHSG $IHSG
Data disiapkan Selasa 13 Oktober 2026 pukul 08.45 WIB dari TradingView scanner (delay sekitar 10 menit, bukan harga real-time). Sesi terakhir yang tercatat adalah Senin, 12 Oktober 2026: IHSG ditutup di 5.936,15 poin, turun 2,59 persen dan menjadi level terendah dalam sekitar tiga bulan. Posisi ini berada di bawah MA20 (6.214,28) dan MA50 (6.367,70), dengan RSI 33,2 yang sudah masuk wilayah oversold. Rentang 52 pekan 5.318-9.174, dan secara year-to-date indeks masih minus 31,59 persen. Pelemahan diperparah tekanan jual yang luas: seluruh 11 sektor saham ditutup merah, dengan sektor energi memimpin koreksi.
Dari 844 emiten IDX, 100 emiten lolos filter likuiditas dan 8 di antaranya masuk daftar kandidat (nilai transaksi minimal Rp20 miliar, harga minimal Rp100, kapitalisasi minimal Rp1 triliun, harga di atas SMA20, RSI 45-72). Lima yang paling seimbang secara teknikal:
PTBA (Bukit Asam) ditutup Rp3.230, turun 2,12 persen, nilai transaksi Rp77,8 miliar. Tren paling rapi di daftar ini: harga di atas MA20 (3.154) dan MA50 (2.810), RSI 59,8, hanya 7,4 persen dari puncak 52 pekan. Level ATR: entry 3.230, SL 2.996, TP 3.582; ARA 4.120 (sisa ruang 27,6 persen), ARB 2.810.
AADI (Adaro Andalan Indonesia) Rp11.700, turun 0,85 persen, nilai Rp92,7 miliar. Di atas MA20 (11.659) dan MA50 (10.826), RSI 54,6, sudah naik 67,1 persen sepanjang tahun. Entry 11.700, SL 10.807, TP 13.039; ARA 14.150 (sisa ruang 20,9 persen), ARB 10.050.
TOWR (Sarana Menara Nusantara) Rp458, stagnan, nilai Rp70,7 miliar. Di atas MA20 (419) dan MA50 (426), RSI 63,8, tetapi masih minus 29,5 persen dari puncak 52 pekan. Entry 458, SL 420, TP 516; ARA 570 (sisa ruang 24,5 persen), ARB 390.
EMAS (Merdeka Gold Resources) Rp7.950, turun 1,85 persen, nilai Rp79,1 miliar. Di atas MA20 (7.676) namun MA50 (7.930) masih di atas harga, RSI 53,5, YTD plus 43,2 persen. Entry 7.950, SL 7.345, TP 8.858; ARA 9.700 (sisa ruang 22,0 persen), ARB 6.900.
ASII (Astra International) Rp4.810, turun 0,21 persen, nilai transaksi Rp336,4 miliar, paling likuid di daftar. Harga baru di atas MA20 (4.758) tetapi masih di bawah MA50 (4.844), RSI 51,8. Entry 4.810, SL 4.600, TP 5.125; ARA 6.025 (sisa ruang 25,3 persen), ARB 4.100.
Pada sesi terakhir, saham likuid yang naik paling tajam adalah CSMI (+25,00 persen), BIKE (+24,77 persen), DOOH (+12,59 persen), VIVA (+12,50 persen) dan STRK (+10,84 persen). Yang turun paling tajam: MBSS (-15,00 persen), PTRO (-14,95 persen), CUAN (-14,94 persen), DSSA (-14,60 persen) dan BUVA (-13,53 persen).
Catatan risiko: pertama, seluruh level SL/TP di atas dihitung mekanis dari ATR dengan rasio 1,5 dan bukan rekomendasi. Kedua, batas ARA/ARB dihitung dari harga acuan (penutupan sesi sebelumnya) dan dapat berbeda untuk saham yang berada di Papan Pemantauan Khusus. Ketiga, data bersumber dari feed tertunda sekitar 10 menit, dan nilai transaksi TOWR serta EMAS relatif tipis sehingga likuiditasnya terbatas. Angka sektor mengikuti taksonomi TradingView, yang bisa berbeda dari klasifikasi IDX.
Tulisan ini bukan rekomendasi investasi.